Thailand adalah negara pertama yang di luar China terpapar virus korona, kemudian disusul dengan negara lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat
Dan akhirnya pada 2 Maret 2020 Indonesia mendapat kasus pertama kali virus tersebut oleh Wanita Jepang yang tinggal di Malaysia. Ia datang ke Jakarta untuk bertemu berjumlah dua orang di sebuah Cafe di Kemang, Jakarta Pusat lalu mengajaknya berdansa seperti biasannya.
Namun tahukah anda bila manajemen COVID-19 di Indonesia tenyata tidak seperti di luar negeri yang secara tanggap dan cepat malahan para Pejabat Pemerintah bersikap menyepelekan dan tidak peduli akan bahanya virus tersebut.
Dimulai dari lokasi tempat karantina 238 WNI (Warga Negara Indonesia) dari Wuhan yaitu di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau yang terlalu dekat dengan pemukiman penduduk. Padahal jarak minimal nya adalah 10 km menurut WHO, namun Menteri Kesehatan Terawan Agus Purtanto menegaskan bahawa lokasi tersebut sudah memenuhi persyaratan pengaturan oleh WHO
Akibatnya bisa ditebak, warga berdemo dengan pihak keamanan yang berjaga tempat karantina WNI dari Wuhan karena lokasi yang terlalu dekat. Massa memblokade jalan dan membakar ban sebagai bentuk protes karena akan terjadi hal yang tidak diinginkan kepada warga seperti takut tertular.
No comments:
Post a Comment